Zakat Fitrah dengan Uang, lebih praktis

Zakat Fitrah dengan Uang

Zakat Fitrah dengan Uang – Sekarang ini, membayar zakat dengan menggunakan uang tunai dibilang lebih mudah dan praktis salah satunya adalah zakat fitrah dengan uang. Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang harus ditunaikan oleh umat Islam. Setiap sebelum hari raya Idul Fitri, umat islam yang memiliki kelebihan harta diwajibkan untuk berzakat. Hal ini dikarenakan perintah untuk mengeluarkan zakat telah tertera dalam sebuah firman Allah yang berbunyi :

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ

Hendaklah engkau (wahai Muhammad) mengambil zakat dari harta-harta mereka yang dengannya engkau membersihkan mereka dari dosa dan memperbaiki keadaan mereka, serta bershalawatlah untuk mereka. [at-Taubah/9:103]

Dari ayat diatas maka sudah semestinya seseorang membayar zakat sebagai bukti bahwa ia menjadi hamba yang patuh akan perintah Tuhannya yaitu Allah SWT. Membayar zakat berarti membersihkan harta yang kita punya dari dosa-dosa.

Jika di ibaratkan benda itu berbentuk guci, maka guci itu akan tetap mengkilap meski setiap hari selalu diterpa debu. Begitupula dengan harta dan benda yang kita miliki, supaya tetap bersih dan suci dihadapan Allah SWT, maka kita sebagai umat Islam diwajibkan untuk membayar zakat.

Dengan mengeluarkan zakat, itu berarti kita sudah membantu saudara kita yang masih kekurangan harta benda. Dibandingkan dengan mengeluarkan zakat mal, zakat dengan menggunakan uang lebih terlihat praktis dan mudah. Hal demikian terjadi karena masyarakat yang akan berzakat akan kerepotan apabila harus menukarkan uangnya dengan barang yang lainnya.

Sedangkan untuk masyarakat Indonesia sendiri khususnya, mereka lebih banyak mendapatkan uang dari hasil upah yang diperoleh dari perusahaan atau semacamnya, sehingga hasil dari upah tersebut bisa langsung disetarakan dengan nilai emas yang eksis pada saat itu.

Nishab emas yang harus dizakatkan adalah sekitar nishab emas (20 Dinar/85 gram emas murni), atau nishab perak (200 dirham/595 gram perak murni). Maka dengan begitu akan dikalikan nilainya untuk menyetarakannya dengan nilai uang tunai atau uang kertas yang dimiliki masyarakat yang akan mengeluarkan zakat.

Mengeluarkan zakat berupa uang memang lebih terlihat sangat praktis, sehingga memudahkan seseorang untuk mengeluarkan zakatnya.

Nah kami cukupkan sekian dulu ya artikel mengenai Zakat Fitrah dengan Uang, semoga kunjungan di SAHABATYATIM.ORG berkesan, kami tunggu kedatangannya kembali, karena kami berusaha menghadirkan artikel bermanfaat untuk kebutuhan anda

Copyright © Rumah Anak Yatim – Yayasan Sahabat Yatim Indonesia
Yayasan Sahabat Yatim Indonesia located at Jl. Graha Raya Blok M7 No. 17 Kel. Paku Jaya Kec. Serpong Utara, 021- 53126107 , Kota Tangerang Selatan, ID . Reviewed by 6595 Mendukung Program Kami rated: 9.9 / 10