Solusi Pintar Komusikasi Jarak Jauh

Rumah Anak Yatim – Di era serba digital, video conferencing telah menjadi bagian penting dalam menunjang bisnis sebuah perusahaan. Kehadirannya memiliki dampak sangat besar dan mampu meningkatkan produktivitas perusahaan.

Video conferencing lebih dari sekadar tampil di layar lalu berbincang-bincang. Kemampuannya berbagi segala jenis tipe informasi telah mengubah cara orang melakukan pertemuan jarak jauh. Hasilnya, keputusan penting bisa diambil lebih cepat dan tepat.

Selain meningkatkan produktivitas, video conferencing menghemat biaya. Segala biaya yang timbul akibat perjalanan untuk melakukan pertemuan bisa dipangkas. Efisiensi waktu juga bisa dicapai dengan video conferencing.

Di Indonesia, belum banyak vendor yang bermain di perangkat keras untuk video conferencing. Nah, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, salah satu pelaku industri telekomunikasi di Cina, Keda Communication Ltd (Kedacom), menghadirkan sebuah solusi berupa Kedacom Video Conference.

Melalui pt. Datascrip, selaku distributor tunggal Kedacom di Tanah Air, serangkaian produk Kedacom Video Conference siap dihadirkan. Produk tersebut di antaranya adalah Terminal Video Conference H600 yang sudah terintegrasi dengan kamera dan H700/H900.

Selain itu, ada kamera video conference TrueVixon HD85D/ True Vixon HD90D, software video conference HD-PCMT, multipoint control unit (MCU) KDV8000H, dan digital conference microphone TrueVoc300D dan TrueVoc300A.

“Datascrip melihat peluang di sini karena perusahaan dengan banyak cabang harus saling berkomunikasi,” kata Merry Oetomo, Direktur Divisi pt. Datascrip, dalam acara peluncuran Kedacom di Indonesia pekan lalu. Selain itu, Indonesia adalah negara masa depan dengan peluang bisnis menjanjikan.

Untuk saat ini, pt. Datascrip hanya memasarkan Kedacom H600. Menurut Division Manager pt. Datascrip Jeremy Hermanto, produk lainnya akan segera hadir dalam waktu dekat. “Kami berfokus dulu ke produk ini karena H600 sudah terintegrasi antara terminal video conference dengan kameranya.”

Ada dua cara untuk melakukan video conferencing, yakni yang bersifat point to point (antara dua lokasi) dan multi point (lebih dari dua lokasi). Sedangkan gambar yang diterima bisa ditampilkan melalui layar LCD/LED TV, monitor laptop, atau proyektor.

Untuk video conferencing point to point, perangkat yang bisa digunakan adalah H600. Dalam acara peluncuran itu, pt. Datascrip memperlihatkan berbagai keunggulan dari H600 dengan kamera full HD, yakni mencapai 1080p dengan kerapatan 1.920 x 1.080 piksel. Layar yang ditampilkan lebih lebar dan jelas.

Kamera H600 mampu melakukan pembesaran optik hingga 10 kali dan sudut pandang horizontal hingga 70 derajat. Ini membantu memberikan gambaran yang lebih luas pada saat video conferencing. Tak hanya itu, kamera lawan bicara pun dapat dikontrol remote dari jarak jauh.

Sedangkan untuk video conferencing multi point, perangkat yang digunakan adalah Kedacom H700/H900 dengan kamera terpisah. Dengan tambahan MCU KDV8000H, video conferencing dapat dilakukan hingga 64 lokasi berbeda.

Yang menarik, jika biasanya video conferencing yang dilakukan melalui aplikasi Internet gratis-seperti Skype-terdapat lag antara gambar dan suara, dengan teknologi yang disematkan dalam rangkaian Kedacom Video Conference hal seperti itu dijamin tak akan terjadi.

Perbincangan pun berlangsung secara real time. Artinya, gerak bibir dan suara muncul bersamaan layaknya dua orang bertatap muka secara langsung. Ini pun diperagakan dengan melakukan video conferencing dengan kantor Kedacom di Singapura. Hasilnya, antara suara dan gambar terlihat sinkron.

Lantas, apakah video conferencing yang bersifat rahasia bakal bisa disadap oleh perusahaan kompetitor? Kedacom menjamin video conferencing akan berlangsung aman. Sebab, perangkat tersebut sudah dilengkapi dengan teknologi 128-bit AES yang mampu mencegah akses tak terotorisasi oleh sistem.

“Produk ini dapat dimanfaatkan di berbagai bidang, dari sektor perdagangan, keuangan, perhotelan, kesehatan, pendidikan, hingga pemerintahan,” ujar Jeremy.

Untuk harga, Marketing Manager pt. Datacrip, Mia Julita, mengatakan rangkaian Kedacom Video Conference ini harus dilihat sebagai satu kesatuan. Tapi, untuk H600, harga jualnya sekitar US$ 6.000 per unit.

Copyright © Rumah Anak Yatim – Yayasan Sahabat Yatim Indonesia
Yayasan Sahabat Yatim Indonesia located at Jl. Graha Raya Blok M7 No. 17 Kel. Paku Jaya Kec. Serpong Utara, 021- 53126107 , Kota Tangerang Selatan, ID . Reviewed by 6595 Mendukung Program Kami rated: 9.9 / 10