Prihatin Melihat Tiga Anak Palestina di Penjara

israel tahan anak palestina 2012Tiga Anak Palestina di Penjara – Saat anak-anak kita dalam keadaan kenyang dan aman, berbeda dengan anak-anak dipalestina, mereka hidup dalam keadaan yang was-was karena selalu dikejar oleh tentara zionis Israel, belum lagi jumlah anak yatim dan dhuafa yang terus meningkat tiap bulan. Maka dengan kondisi ini, jika kita masih menganggap mereka sebagai saudara seiman, sudah sepantasnya kita membantu dana untuk kehidupan dan pendidikan mereka disana, kalau belum mampu memberi dana atau sedekah minimal doa yang dilantunkan disetiap ibadah dan dzikir-dzikir kita, Salam Membantu warga Palestina !!. Dikabarkan Pengadilan Salem Israel menahan tiga anak Palestina dari kota Azzoun dekat Tepi Barat utara kota Qalqilia, dan member hukuman penjara empat bulan. Pengacara Mustafa mengatakan tiga anak tersebut adalah Qais Waddah Shbeita (16 tahun), Mohammed Adel Shbeita (16) dan Mohammad Abdul-Fattah Radwan (15), masing-masing dipenjara selama empat bulan. Anak-anak itu semua diculik setelah tentara masuk ke rumah mereka di Azzoun pada 17 Desember, dan saat ini ditahan di penjara Majeddo.

Dalam berita lain, pengadilan Salem menahan dua orang anak, Ayman Ihsaan Aabed (14) dan Osama (13) dari tanggal 14 hingga 30 Desember. Kasus ini masih ditunda untuk dibahas oleh pengadilan Salem. Dua saudara tersebut diculik oleh tentara pada 13 Desember, di kebun milik keluarga mereka dekat Tembok Aneksasi. Selain itu, pengadilan memperpanjang penahan Petugas Keamanan Palestina, Hamed Salim Badwan (32) sampai dengan 10 Januari 2013. Badwan diculik dari Azzoun pada 17 Desember, saat ini ditahan di penjara Majiddo.
Pengadilan juga memutuskan untuk menunda pembahasan dalam kasus tahanan Bahaa Mahmoud Marshoud dari Tepi Barat utara kota Nablus, yang saat ini ditahan di Al-Jalama.
Selain itu pengadilan memerintahkan pembebasan Fadi Mohammad Abu Samra(24) dari desa Serees, dekat Jenin dan memerintahkan dia untuk membayar 600 shekel atau sekitar 1,5 juta rupiah, ia diculik oleh tentara pada 2 November 2012.
Kementrian Palestina Urusan Tahanan melaporkan bahwa tahun ini adanya peningkatan pelanggaran Israel terhadap anak-anak Palestina, tentara Israel menculik 700 anak pada tahun lalu dan sekarang 900 anak-anak Palestina yang diculik. Saat ini lebih dari 140 anak Palestina sedang diinterogasi dan menunggu sidang, dan total 200 yang ditahan Israel, termasuk 32 orang yang berada dibawah usia 16 tahun. Israel saat ini menahan 4600 warga Palestina, termasuk 200 anak-anak dan 11 wanita, selain itu 1200 tahanan sakit termasuk 20 orang berada di klinik penjara.
Para tahanan yang sakit menderita berbagai macam penyakit termasuk kanker. Mereka tidak mendapatkan perawatan medis yang memadai, 18 tahanan menderita kanker, gagal jantung dan 85 tahanan menderita fisik dan mental.
Israel juga menahan 184 petugas administrasi tanpa tuduhan dan pengadilan. Di samping itu 13 anggota legislatif terpilih, tiga mantan menteri, puluhan guru, akademisi, tokoh politik sosial juga ikut ditahan.
Ada 530 tahanan yang dihukum, 109 tahanan telah dipenjara sejak perjanjian Oslo pertama ditandatangani pada 1993. Sejumlah 70 telah dipenjara selama 20 tahun, 23 tahanan telah dipenjara selama 25 tahun dan seorang tahanan Karim Yonis telah ditahan selama 30 tahun. (T/R-017/R-005). Semoga kita senantiasa menjadi orang-orang yang dermawan melihat saudara seiman kita, yang mendapatkan musibah dan ancaman yang berkepanjangan. Salam berbagi meraih investasi abadi. Judul artikel ini adalah Tiga Anak Palestina di Penjara

Copyright © Rumah Anak Yatim – Yayasan Sahabat Yatim Indonesia
Yayasan Sahabat Yatim Indonesia located at Jl. Graha Raya Blok M7 No. 17 Kel. Paku Jaya Kec. Serpong Utara, 021- 53126107 , Kota Tangerang Selatan, ID . Reviewed by 6595 Mendukung Program Kami rated: 9.9 / 10