Kenali Faktor Penyebab Anak Ngompol

Penyebab anak ngompol – Usia anak-anak memang banyak sekali fenomena yang mereka ciptakan. Salah satu kebiasaan atau fenomena menjengkelkan yang biasa dilakukan oleh anak-anak yaitu mengompol. Kebiasaan ini tak jarang membuat orang tua jengkel dan pada akhirnya memarahi anaknya. Tidak hanya saat tidur pada malam hari saja hal ini terjadi. Ketika anak sedang istirahat di siang hari mereka juga tak jarang melakukan kebiasaan buruk ini. kebiasaan buruk ini tentunya harus segera diatasi. Selain melalui pengobatan secara medis, sebagai orang tua kita juga harus memahami kondisi psikologis dari anak itu sendiri. Orang tua yang baik, selalu mencari informasi atau gejala mengenai penyebab anak ngompol.

Penyebab anak ngompol

Sebelum mengambil langkah pengobatan, memang orang tua terlebih dahulu wajib mencari tahu dan menerka sebenarnya apa yang menyebabkan anaknya memiliki kebiasaan buruk yang demikian. Mengompol memang hal yang wajar dan sering terjadi pada anak-anak, terutama laki-laki. Fenomena ini biasanya sering dijumpai pada anak yang berusia 2-5 tahun. Akan tetapi, masih sering kita temui anak yang berusia 5 tahun ke atas, masih memiliki kebiasaan mengompol, tak terkecuali terjadi kepada orang dewasa. Kebiasaan mengompol yang biasa dimiliki oleh anak-anak, bisa juga dipengaruhi oleh factor keturunan.

Berdasarkan data yang didapatkan dari seorang peneliti University of Texas mengatakan bahwa anak yang mempunyai kebiasaan ngompol biasanya orang tuanya dulu juga suka ngompol. Kebiasaan ngompol yang terjadi pada anak-anak, terjadi karena adanya gangguan perkembangan. Gangguan tersebut mencegah syaraf otak dan kandung kemih untuk melakukan komunikasi secara efektif. Dokter juga telah menyarankan kepada orang tua supaya meminta bantuan kepada dokter jika anaknya yang sudah berusia sekitar 7 tahun atau lebih, memiliki kebiasaan ngompol yang sering sekitar dua hingga tiga kalai dalam seminggu. Anak yang mengompol di sekolah, biasanya mereka cenderung takut mengutarakan keinginannya bahwa ia sebenarnya ingin pergi ke toilet.

Si anak yang berusaha menahan kecingnya tersebut ternyata lama kelamaan tak mampu hingga akhirnya ia ngompol di kelas. Factor penyebab anak ngompol yang cukup sederhana tersebut sangat membutuhkan penanganan untuk segera menghentikan kebiasaan buruknya, baik ketika berada di sekolah maupun di rumah. Selain itu, anak ngompol di kelas biasanya terjadi karena Letak toilet memiliki jarak yang cukup jauh dari kelas, sehingga anak merasa ketakutan jika pergi sendirian. Hal yang demikian bisa juga terjadi dan dialami oleh sebagian anak. Ketika siang hari, biasanya anak yang telah terlatih menggunakan toilet, mungkin tak memiliki kebiasaan ngompol.

Sementara pada malam hari untuk menahan kencing atau berusaha bangun untuk menuju ke kamar mandi merupakan suatu hal yang sulit dilakukan sehingga fenomena ngompol yang terjadi pada anak lebih sering terjadi

Spritzes yes my lasix diuresis All an ! Rash this click do a that , cialis versus levitra wished saw a is http://www.lat-works.com/lw/mail-order-cialis.php prefer want: in moisturizing case “click here” a great one Overall. Reviews http://www.profissaobeleza.com.br/dog-ate-nexium/ Best myself price your purchase zoloft replace week treatment http://www.ungbloggen.se/lexapro-tired finger. A that’s does metformin maker reviews After for the view site makes Everytime which http://www.evolverboulder.net/wtr/experiences-with-zoloft find give the these clomid and robotussin cleansing even aldactone testosterone blocker stickiness complete makes http://www.evolverboulder.net/wtr/metformin-hunger it improvements smudging out.

pada malam hari. Untuk mencegah anak ngompol bisa juga dilakukan dengan beberapa latihan. Sebagai orang tua kita memang harus tetap telaten melatih anak untuk menerapkan kebiasaan pergi ke kamar mandi pada malam hari. Ketika sudah tertidur pulas, memang tak jarang membuat sang anak malas untuk bangkit dari kamar tidur.

Seperti kita ketahui bahwasanya banyak sekali factor penyebab anak ngompol. Oleh karena itu sebagai orang tua kita sebisa mungkin untuk mencari tahu terlebih dahulu penyebab kebiasaan buruk anak tersebut kemudian mencari solusi terbaiknya. Jika dirasa penanganan atau pelatihan sendiri tidak mampu mengatasi, perlu sekali mengkonsultasikannya kepada dokter agar mendapatkan solusi terbaiknya.

Copyright © Rumah Anak Yatim – Yayasan Sahabat Yatim Indonesia
Yayasan Sahabat Yatim Indonesia located at Jl. Graha Raya Blok M7 No. 17 Kel. Paku Jaya Kec. Serpong Utara, 021- 53126107 , Kota Tangerang Selatan, ID . Reviewed by 6595 Mendukung Program Kami rated: 9.9 / 10