Berburu Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil

Ketika dalam kondisi mengandung atau hamil, makanan yang dikonsumsi juga harus diperhatikan kecukupan asupan gizi dan nutrisinya. Tak jarang pula ibu hamil terlalu menggampangkan dan tidak selektif ketika memilih makanan.  Bayi yang ada dalam kandungan pada dasarnya juga membutuhkan asupan gizi melalui makanan yang dikonsumsi oleh ibunya. Sikap sedikit apatis serta mengabaikan pentingnya nutrisi ini dilatarbelakangi oleh banyak faktor.

Salah satunya yaitu ibu hamil sering mengalami rasa mual dan muntah ketika usia kandungan masih muda. Sebenarnya masalah tersebut hendaknya tidak membuat ibu pantang menyerah ketika mengatur gizi makanan setiap hari. Makanan sehat untuk ibu hamil sangat penting diperlukan, karena janin di dalam kandungan mengalami  pertumbuhan dan membutuhkan  beragam vitamin serta mineral agar mampu berkembang dengan baik. Banyak anggapan yang beredar di masyarakat bahwa ibu hamil harus mengonsumsi makanan 2 kali lipat.

Anggapan tersebut justru sangat menyimpang. Jika itu diterapkan, yang ada justru badan mengalami kegemukan dan setelah persalinan ibu akan sulit menurunkan berat badannya. Kegiatan yang benar adalah ibu hamil harus mengonsumsi makanan yang mengandung gizi 2 kali lipat. Wanita hamil harus pandai mengatur asupan gizi untuk diri sendiri dan janinnya. Cara mengatur asupan gizi yang tepat adalah dengan cara memilih dan mengonsumsi makanan sesuai dengan tahap pertumbuhan janin. Biasanya kehamilan seseorang baru diketahui setelah janin berusia sekitar 4 minggu. Ketika  itu, janin dalam kandungan masih berupa embrio serta  ukurannya masih begitu kecil.

Pemerhati kesehatan menyarankan bahwa penting sekali makan makanan sehat untuk ibu hamil.  Makanlah untuk ibu hamil tersebut harus mengandung  minimal 400 mcg folic acid. Zat tersebut berfungsi mempersiapkan rahim serta mengurangi resiko terjangkitnya penyakit yaitu cacat pada bayi berupa tulang belakang tidak tertutup sempurna. Zat folic acid dapat ditemukan pada sayuran seperti  brokoli, kol, kembang kol, jagung, wortel, jeruk, kacang kedelai, jambu alpukat, klutuk, sereal yang terdapat pada  gandum atau jagung.

Ada beberapa tips memenuhi makanan sehat untuk ibu hamil, simak berikut ini :

Pertama, ibu hamil ketika mengonsumsi makanan, sebaiknya porsi sayurannya lebih banyak dibandingkan dengan porsi karbohidratnya.

Kedua, meningkatkan intensitas makan, namun dengan porsi yang sedikit. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi rasa mual. Ketiga, dalam sehari makan dilakukan sebanyak 5 kali, yaitu pagi hari (sarapan), siang hari (makan siang), malam hari  (makan malam), serta di antara 3 waktu makan utama tersebut diselipi dengan ngemil.

Terakhir, makanan yang mengandung angka kecukupan gizi yang lengkap  tidak harus dimakan komplit dalam sekali makan. Misalnya saja, ketika  sarapan, hanya makan telur, susu, serta roti, sehingga sayuran dimakan nanti saat makan siang dan malam. Kemudian buah dimakan ketika  ngemil sore hari.

Selain memperhatikan makanan sehat untuk ibu hamil, tubuh ibu hamil juga  membutuhkan cairan. Cairan yang dapat  diminum berupa jus buah serta susu. Sama seperti ketika makan, minum juga dibagi menjadi porsi kecil namun dalam mengonsumsinya dalam intensitas sering. Ketika masa kehamilan, pasangan suami istri harus benar-benar memperhatikan kebutuhan gizi serta nutrisi yang cukup.

Telah kita ketahui bahwa kebutuhan nutrisi tersebut penting sekali bagi kesehatan sang ibu serta calon bayi yang ada di dalam kandungan. Jika pemenuhannya sesuai maka hingga menjelang persalinannya pun kondisi sang ibu tetap sehat dan bayi lahir dalam keadaan normal serta sehat pula.

Copyright © Rumah Anak Yatim – Yayasan Sahabat Yatim Indonesia
Yayasan Sahabat Yatim Indonesia located at Jl. Graha Raya Blok M7 No. 17 Kel. Paku Jaya Kec. Serpong Utara, 021- 53126107 , Kota Tangerang Selatan, ID . Reviewed by 6595 Mendukung Program Kami rated: 9.9 / 10