Apakah Benar Zakat, Infaq Dan Sedekah Sebagai Pembuka Rejeki?

Zakat infaq dan sedekah sebagai pembuka rejeki itu benar adanya karena Allah akan memberikan rejeki yang berkah ketika hambanya berbagi dengan orang lain baik adalah bentuk material atau non material.
Kita sebagai umat muslim haruslah percaya akan kekuatan dahsyat dari memberi dalam bentuk zakat, infaq serta sedekah sebagai pembuka rejeki yang akan membantu mewujudkan kesuksesan hidup baik itu dalam berbisnis ataupun bekerja disebuah perusahaan. Didalam pelajaran tentang rahasia sukses terbesar dengan melakukan sedekah, zakat ataupun berinfaq.

Jangan pernah merasa khawatir dengan memberi, karena anda tidak akan salah ketika melakukan sedekah. Perubahan positif akan didapati dari bersedekah karena, ganjaran dari memberi yang sudah kita lakukan tidak tergantung dari tindakan orang, yang menerima pemberian dari kita. Karena niat baik kita sudah tertuju untuknya dimana memberikan sesuatu yang dapat membantunya menjadi lebih baik. Tidak perlu berfikir dan tidak usah peduli tentang pemberian kita mau di apakan oleh penerima? karena itu sudah menjadi tanggung jawab penerima bukan lagi urusan kita.

Bagaimana Cara Zakat, Infaq Dan Sedekah Yang Benar?

Dalam melakukan infaq, sedekah ataupun berzakat harus didasari dengan rasa ikhlas tanpa mengharapkan imbalan. Zakat infaq dan sedekah sebagai pembuka rejeki dan jangan khawatir dengan siapa yang akan anda beri. Kita bersedekah atau berinfaq itu bisa memberikan apa saja asalkan bukan sampah. Dapat dikatakan seperti itu anda bisa memberikan entah itu uang, makanan, tempat tinggal ataupun berupa pakaian yang layak pakai untuk mereka, yang hidupnya kurang dari kecukupan. Ketika kita bersedekah ataupun berinfaq malaikat akan mencatat perbuatan baik kita dan Allah bersifat adil dimana akan memberikan balasan setimpal bagi umatnya, yang bersedekah dengan ikhlas tanpa dipamerkan kepada orang lain ketika melakukan sedekah tersebut. Contoh sederhana jika infaq sedekah dan zakat ini sebagai pembuka rejeki.

Seseorang yang memiliki usaha akan berkembang menjadi lebih pesat ketika seseorang tersebut rajin bersedekah dengan berbagai penghasilannya kepada orang–orang yang membutuhkan. 2,5% dari pendapatan kita perbulan sebenarnya wajib disedekahkan dan dapat dikatakan itu bukan milik kita. Misalnya dalam satu bulan memiliki penghasilan 3 juta rupiah itu artinya 750 ribu perlu disedekahkan. Dari sini dapat dilihat masih lebih banyak jumlah uang yang akan dikantongi daripada uang, yang akan disedekahkan. Meskipun demikian banyak orang yang masih merasa belum ikhlas ketika harus melakukan sedekah.

Dikatakan sebagai pembuka rejeki karena dengan kita bersedekah seseorang yang diberi senantiasa akan memberikan doa kepada kita semoga lebih lancar lagi dan dapat memberikan uang kepada orang tersebut dibulan berikutnya. Alhasil kita sedekah 750 ribu bisa mendapatkan keajaiban dari Allah dengan dilipat gandakan menjadi Tetapi, kita tidak boleh sombong ketika memberikan sedekah kepada orang lain jangan merasa bahwa kita sudah kaya dan hidupnya lebih baik dari mereka perlu bergaya karena kekayaan kita. Ingat, Allah tidak menyukai hambanya yang memiliki sifat sombong. Sehingga ketika anda memiliki kekayaan dalam jumlah cukup sudah seharusnya disedekahkan supaya lebih berkah dan akan bertambah lebih banyak seiring dengan kerja keras kita. Zakat infaq dan sedekah sebagai pembuka rejeki sehingga jangan kikir supaya bisa mendapatkan rejeki dengan lancar dan selalu berkah.

Copyright © Rumah Anak Yatim – Yayasan Sahabat Yatim Indonesia
Yayasan Sahabat Yatim Indonesia located at Jl. Graha Raya Blok M7 No. 17 Kel. Paku Jaya Kec. Serpong Utara, 021- 53126107 , Kota Tangerang Selatan, ID . Reviewed by 6595 Mendukung Program Kami rated: 9.9 / 10